Kehidupan yang sesungguhnya

Posted: 15/04/2011 in Uncategorized

Sayyidina Ali r.a pernah berkata, “manusia baru akan terbangun dari tidurnya ketika ia menghadapi kematian”. Sungguh sebuah ungkapan yang sangat mendalam. Kehidupan yang kita jalani di dunia ini tak lebih dari sekedar mimpi yang kelak harus kita pertanggungjawabkan di hadapan sang Khalik.

Berikut ini adalah sebuah cerita yang menyentuh tentang makna kehidupan dan kematian.

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil jacky berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan kampung Limo.

Baju merahnya yang kebesaran melambai lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram tangan bapaknya.

Jacky memasuki wilayah pemakaman umum Kp.Limo, Berputar sejenak ke kanan & Kemudian duduk Di atas seonggok nisan
“Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915:20- 01-1965″

“Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” jacky melihat wajah bapaknya, lalu menirukan tangan ayahnya Yang mengangkat ke atas Dan ikut memejamkan Mata Seperti bapaknya. Ia mendengarkan bapaknya berdo’a untuk Neneknya…

“Pak, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya.” bapaknya mengangguk sembari tersenyum Sembari memandang.
“Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya pak…” Kata Jacky berlagak sambil matanya menerawang Dan Jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun … ”

Jacky memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak Kuburan di sana .
Di samping kuburan neneknya Ada Kuburan tua berlumut
“Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910″

“Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun Yang lalu ya pak” jarinya menunjuk nisan disamping Kubur neneknya.
Sekali lagi bapaknya mengangguk.
Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya.
“Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang bapak menatap Teduh Mata anaknya.
“Hmmm, bapak khan semalam bilang, bahwa kalau Kita mati, lalu di kubur Dan Kita banyak dosanya, Kita akan disiksa di neraka” kata Jacky sambil meminta Persetujuan Bapaknya. “Iya kan pak?”
Bapaknya tersenyum, “Lalu?” “Iya .. Kalau nenek banyak Dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong pak Di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang di kubur …. Ya nggak Pak?” Mata Jacky berbinar karena bisa menjelaskan kepada Bapaknya pendapatnya.

Bapaknya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya Berkerut, tampaknya cemas ….. “Iya nak, kamu pintar,” kata Bapaknya pendek.

Pulang dari Pemakaman, bapak jacky tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan Anaknya … 42 tahun … Hingga sekarang…kalau kiamat Datang 100 tahun lagi ….142 tahun disiksa … Atau bahagia Di kubur …. Lalu IA menunduk … Meneteskan air Mata …

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya …lalu kiamat Masih 1000 tahun lagi berarti IA akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un … Air matanya semakin banyak Menetes…..
Sanggupkah IA selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan ..kalau 2000 tahun lagi?
Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu IA akan disiksa di kubur ..
Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi? Tahankah?
Padahal melihat adegan preman dipukuli Massa ditelevisi kemarin Ia Sudah tak tahan?

Ya Allah …IA semakin menunduk .. Tangannya Terangkat keatas..bahunya naik Turun tak teratur….
Air matanya semakin Membanjiri jenggotnya …..
Allahumma as aluka khusnul khootimah berulang Kali di bacanya DOA itu Hingga suaranya serak …
Dan IA berhenti sejenak Ketika Terdengar batuk Jacky.

Dihampirinya Jacky yang tertidur di atas dipan Bambu…. Dibetulkannya Selimutnya.
Jacky terus Tertidur…. tanpa tahu, Betapa sang bapak sangat Berterima kasih padanya karena telah Menyadarkannya ..
Arti Sebuah Kehidupan… Dan apa yang akan datang di Depannya…

Komentar
  1. Hamba ALLAH mengatakan:

    Kasiiiaaan..si jeky….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s